Giveaway Save Sharks Indonesia

Hello folks!

Alhamdulillah, tahun baru, rumah baru juga bagi travel diaries saya ini. 11 Januari 2014 menjadi tanggal bersejarah. Dari www.fahmianhar.wordpress.com jadi www.fahmianhar.com. Doakan saja semoga bisa istiqomah berbagi & berkarya melalui blog ini.

Anyway, teman-teman sekarang sudah tidak asing lagi dengan kampanye #SaveSharks kan? Atau jangan-jangan masih bertanya-tanya, mengapa kita perlu menyelamatkan populasi hiu di laut? Jawabannya ada di website www.savesharksindonesia.org.

Save Sharks Indonesia

Happy Sharks Year 2014

Continue reading

Gua Kristal Kupang NTT

“Abis ini kita kemana Teh?” Tanya saya kepada Teh Riyanni Djangkaru.

“Kita ke Crystal Cave aja yuk, pada belum pernah kan, Mik? Keren deh!”

Ya, siang itu kami baru saja selesai makan siang di Kupang setelah kelaparan selama menempuh penerbangan pagi dari Alor. Karena masih memiliki waktu semalam lagi di Kupang NTT, akhirnya Saya bersama Nisa, Om Adhe & Pelan dibawa Teteh Riyanni keluar kota Kupang untuk “menyepi”. menuju sebuah perbukitan kapur di daerah Bolok, 20 km dari Kota Kupang. Mobil tidak bisa melaju kencang karena jalanan relatif sempit dan menanjak. Baru sekitar 45 menit kemudian kami sampai di lokasi.

Kawasan Karst Gua Kristal Kupang NTT

Kawasan Karst Gua Kristal Kupang NTT

Continue reading

Kunjungan Satu Jam di PB Djarum Kudus

Kaos Seragam Liem Swie King

Kaos Seragam Liem Swie King

Bosan dengan kegiatan weekend yang itu-itu saja, kali ini saya memilih untuk menghabiskan akhir pekan di kota tetangga. Kudus. Kebetulan ada rumah teman disini, jadi saya bisa menumpang semalam. Toh weekend getaway tidak perlu jauh-jauh juga kan? Yang penting refreshing :)

Sudah berkali-kali saya mengunjungi kota ini. Namun selalu ke spot-spot yang sama. Ziarah ke makam Sunan Kudus di Masjid Al Aqsa menara Kudus, Masjid Agung di alun-alun, wisata kuliner sate kerbau, soto kerbau, garang asem, dan itu lagi itu lagi. Sampai pada pagi harinya, ketika ngobrol santai di teras rumah dengan Om teman saya itu, beliau bilang:

Continue reading

Review Eighty8 Backpackers Hostel Phnom Penh

Perjalanan malam nan panjang dari Siem Reap ke Phnom Penh akhirnya berakhir. Bus Virak Buntham yang saya tumpangi akhirnya sampai di kawasan Riverfront Phnom Penh, ibukota Kamboja. Antrian penumpang turun ke dek bawah sedikit melambat. Maklum, semua berusaha mengecek barang bawaannya masing-masing di dek bawah. Saya memilih turun terakhir agar tidak berdesakan.

Begitu turun dari bus, para penumpang disambut belasan supir tuk-tuk yang menawarkan jasa pengantaran. Ada yang ngoceh dalam bahasa Khmer, ada juga yang cukup fasih berbahasa inggris. Semua berlomba mencari rejeki pagi itu. Sambil sibuk menolak tawaran dengan senyuman, saya melayangkan pandangan ke sekitar. Mata saya tertuju pada sebuah tuk-tuk hitam berhiaskan tulisan “Eighty8 Hostel Backpackers”. Ya, itulah tuk-tuk yang saya cari. Pihak hostel memberikan fasilitas free pick up service untuk para tamunya. Lumayan :)

Swimming Pool Eighty8 Hostel Backpackers Phnom Penh

pool – Eighty8 Hostel Backpackers

Continue reading