Ambarrukmo Palace Hotel Yogyakarta Review


Hotel Review: Ambarrukmo Palace Hotel Yogyakarta

Hotel Ambarrukmo

View Dari Gedung Hotel Ambarrukmo Sisi Barat

Matahari bersinar cukup terik ketika mobil melaju masuk ke parkiran yang luas dari sebuah bangunan hotel nan megah berdiri kokoh disamping Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Hotel itu kini bernama Ambarrukmo Palace Hotel. Sebuah hotel yang pembangunannya seangkatan dengan Hotel Indonesia di Jakarta, Hotel Bali Beach di Sanur Bali, Hotel Samudera Beach di Pelabuhan Ratu. Ya, sebuah hotel mewah yang pernah berjaya kala kepemimpinan Presiden Soekarno di akhir tahun 60-70an dan sempat terpuruk pada tahun 2005 itu, kini terlahir kembali, the legend is back !!

Turun dari mobil, sapaan ramah khas jogja dari para karyawan hotel pun langsung bikin adem. Begitu masuk ke lobby, saya sempat terbengong-bengong melihat mural ukiran yang tingginya sekitar 5 meter. “Ini karya seni dari seniman kenamaan pada masa Soekarno, Harijadi namanya. Mural ini asli sejak hotel ini berdiri” kata mas-mas guest relation officer yang berbaju ala-ala prajurit lombok abang milik keraton. Saya hanya bisa manggut-manggut. Setelah check in saya segera naik menuju ke kamar dan langsung terkapar diatas bed yang empuk. 3 hari saya ngantor disini, it’s gonna be awesome!!

Jangan Lewatkan Harga Hotel Termurah di Wego.co.id

Room Hotel Ambarrukmo

Room Hotel Ambarrukmo

Penasaran dengan Ambarrukmo Palace Hotel ini, saya putuskan untuk berjalan-jalan mengeksplore hotel yang penuh sejarah ini. Tanah tempat dibangun hotel ini konon, masih masuk dalam kompleks pesanggrahan Ambarrukmo yang dibangun pada masa Sultan Hamengku Buwono V (1823-1855) dan selesai pada masa Sultan Hamengku Buwono VII (1877-1921). Pada awalnya, kompleks bangunan ini digunakan tamu kerajaan menanti kedatangan Sultan. Di situlah biasanya Sultan menerima tamu dari Keraton Kasunanan Surakarta.

Mozaik Hotel Ambarrukmo

Mozaik Hotel Ambarrukmo

Turun dari lift, berjalan melewati lobi menuju area restoran, di sisi kanan terdapat sebuah mozaik dari keramik berwarna-warni yang sepertinya menceritakan tentang kehidupan agraris masyarakat lereng merapi. Indaaaah sekali. Mozaik ini juga masih asli sejak hotel dibangun. Sementara itu, patung-patung perunggu dengan pose unik menghiasi area di sekitar kolam renang. Ternyata patung-patung tersebut pun merupakan peninggalan Presiden Soekarno. Saya pun memilih untuk bersantai sejenak di gazebo taman menikmati udara sore yang segar.

Lounge Hotel Ambarrukmo

Lounge Hotel Ambarrukmo

Hotel Ambarrukmo terletak di Jl Adisucipto / Jl Solo, tepat disamping Ambarrukmo Plaza (Amplaz) Mall. Jadi kalau ingin shopping, tinggal lompat sambil merem aja ke Mall sebelah. Sekitar 10 menit dari Adisucipto International Airport, dapat dijangkau dengan taksi, bus trans jogja ataupun moda transortasi lain dari berbagai arah. Apabila ingin escaping keliling kota jogja, kita bisa menggunakan taksi dari lobby hotel. Tidak sampai 20 menit berkendara kita akan sampai ke kawasan Malioboro. Beberapa tipe kamar pun ditawarkan, mulai dari deluxe merapi view, deluxe balcony, Ambarrukmo club room sampai Premier Suites. Total ada 247 kamar yang dimiliki hotel berbintang lima ini. Fasilitas pendukungnya antara lain Grand Keraton Ballroom yang mampu menampung 1.000 tamu untuk meeting & conference dan masih ada beberapa meeting room lagi. Free internet acces bisa kita daatkan di kamar masing-masing, di lobby maupun di restoran. Kalau ingin berolahraga, sports center terletak di lantai paling atas, dengan kaca jernih kita bisa treadmill sambil menikmati dahsyatnya pemandangan gunung merapi. Beuhhh !!! #Priceless

Ambarukmo Palace Restaurant

Booth Jamu Ambarukmo Palace Restaurant

Breakfast time adalah waktu yang paling ditunggu. Apalagi sejak Hotel Ambarrukmo dibawah manajemen group Santika Indonesia, berbagai macam menu tradisional dihidangkan di Palace Restaurant. Booth jamu tradisional jawa siap disambangi untuk para penggemar minuman khas Indonesia ini. Pokonya puas deh dengan buffet menu nya, apalagi ditambah dengan para pemain gamelan berbaju adat khas jogja yang mengiringi sarapan pagi kita dengan alunan gending jawa. Untuk makan siang berbagai macam main course sampai dessert lezat disediakan. Begitu pula ketika dinner, suasana temaram di poolside menambah romantis makan malam kita.

Meskipun selama saya stay di Hotel Ambarrukmo judulnya tetep “ngantor” dengan berbagai macam aktifitas yang padat, namun semua kelelahan itu terbayar lunas dengan ambience yang cozy disini. Next, pasti akan lebih menyenangkan kalau bermalam disini dengan judul “liburan”. Selamat menikmati keramahan Ambarrukmo Palace Hotel Yogyakarta.

 

Berikut penilaian berdasarkan pengalaman saya pribadi

Nilai:   1. buruk       2. kurang        3. cukup        4. baik        5. baik sekali

Rate/value for money       : 4

Pelayanan & staff            : 5

Letak/location                 : 5

Kebersihan/Cleanliness      : 5

Keamanan/Security          : 4

Fasilitas/Facility               : 5

Makanan/Food                 : 5


4 thoughts on “Ambarrukmo Palace Hotel Yogyakarta Review

  1. Waah reviewnya bagus, lengkap, jadi pengen nginap disana kalau pas ke Jogja, dari airport deket kan ya? rate nya berapa mas?

    • terimakasih sudah berkunjung, hotel ini dekat dari airport mbak tinggal luruuuuss Jl Adisucipto saja. kalau tentang rate sengaja tidak saya cantumkan karena sifatnya fluktuatif. silakan contact langsung atau cek di web nya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s