Nescafe Journey – Team Explorer [Day 3]


Farewell Labuan Bajo – Hello Kupang

Sunrise in Komodo National Park

Sunrise in Komodo National Park

Pagi yang sunyi di perairan Kepulauan Komodo. Matahari malu menampakkan dirinya. Berkas cahaya kekuningan yang mulai menghiasi langit timur dibalik gugusan perbukitan Flores yang sunyi. Bangun dari tidur yang lelap langsung melihat pemandangan seperti itu, rasanya sudah seperti di surga hehehe. Malas rasanya beranjak dari tempat tidur. Tapi mengingat kami masih harus melanjutkan journey ini, mau tidak mau, kapal angkat sauh meninggalkan perairan ini kembali menuju Labuan Bajo. Kami berlima duduk bersama di haluan kapal, menikmati sunrise ditemani hangatnya kopi dan pisang goreng yang baru saja diangkat dari pengorengan. Mas Bahar, sang crew kapal kami yang menggorengnya. What a moment !!

Setibanya di dermaga Labuan Bajo, Pak Condo si pemilik kapal menyambut kami dengan senyum khas nya.

“Gimana berlayarnya? Senang? Liat kalong juga kan? Jadi memancing? Dapat ikan apa?” Kami langsung diberondong pertanyaan olehnya.

“Wuaaah seru banget pak, bisa liat ribuan kalong terbang dari sarangnya pas sunset” kata Nisa yang masih excited dengan fenomena itu.

“Mancingnya juga seru pak, kita dapat banyak ikan. Langsung deh saya dan teteh goreng diatas kapal, pake bumbu a la kami haha” lanjut Nisa.

“Sayang cuma sebentar banget, gak sempat trekking di Pulau Rinca, main di pink beach dan nyemplung liat underwater nya Komodo” saya menimpali

“Yaa lain kali main lagi kesini lebih lama” kata Pak Condo sambil tersenyum

Ngobrol dengan Pak Condo gak ada habisnya. Begitu banyak cerita dan informasi yang bisa kita dengar. Termasuk cerita seru saat beliau menemani team dari Discovery Channel yang shooting di kawasan TN Komodo selama 2 tahun, hanya untuk sebuah docmentary program berdurasi 45 menit. Gila-gilaan itu Discovery Channel !! demi mendapatkan moment komodo menetaskan telurnya, rela shooting 2 tahun disana. Penasaran dengan cerita Pak Condo, sepulang journey saya iseng coba search di youtube. Ternyata saya menemukan film dokumenter ini: Discovery Channel – Dragões de Komodo (Dublado). Jangan² ini film yang diceritakan oleh Pak Condo itu…

Pak Condo Subagyo, pria kelahiran Purwokerto Jawa Tengah ini sudah 30 tahun menetap di Labuan Bajo. Awalnya, dulu beliau berlayar dari Bali ke Labuan Bajo. Eh malah jatuh cinta dengan daerah ini, sekarang jadi mukimin deh. Beliau punya beberapa kapal yang siap nemenin kalau mau pada LOB atau diving di TN Komodo. Kontak saja via link CN Dive ini.

Flight Labuan Bajo - Kupang by Trans Nusa

Flight Labuan Bajo – Kupang

Setelah loading barang-barang dari kapal ke dermaga beres, tak berapa lama kami berpamitan untuk segera menuju bandara Komodo, melanjutkan perjalanan ke Kupang, ibu kota propinsi Nusa Tenggara Timur. Pesawat yang kami tumpangi melintasi gugusan pulau-pulau di bumi Flobamora ini. Dari jendela diatas ketinggian 17.000 kaki, saya semakin menyadari bahwa Indonesia itu sangat indah. Jadi, sejenak saya tepiskan keinginan untuk menjelajah negara-negara lain, terlalu sayang negeri ini untuk dilewatkan. Semoga, sarana transportasi dan infrastruktur di daerah² terpencil di Indonesia dapat segera diperbaiki guna menunjang kegiatan ekonomi dan pariwisata. (#eh malah khotbah)

Flores Dari Ketinggian 17000 kaki

Flores Dari Ketinggian 17000 kaki

Find the best flight rates at Wego.com

Bandara Internasional El Tari, Kupang relatif lebih besar dan lebih bagus dibandingkan bandara-bandara lain di propinsi NTT ini (Ya Iyyalah). Setelah ambil bagasi, team kami langsung menuju ke rumah Om @pinneng sahabat Teh Riyanni di Kupang untuk menginap semalam sebelum besok pindah ke pulau Alor. Lumayan, hemat budget penginapan hehehe. Rumah sedang kosong karena si empunya sedang dive trip ke Lembeh, Manado, jadi kita bisa mengkudeta sepuasnya hahaha. (udah nebeng, obrak-abrik, tamu macam apa ini). Rumah klasik yang terletak tak jauh dari Kampung Solor ini ternyata memiliki sejarah tersendiri. Gaya arsitektur Art Deco, sangat mencolok dibanding bangunan-bangunan lain di sekitarnya. Konon ceritanya, arsitek rumah ini adalah orang nomer satu di Indonesia kala itu, yang sedang diasingkan di Kupang. Guess who?

Om Pinneng's House in Kupang

toko milik Om Pinneng, rumahnya di belakang toko ini

Hari sudah beranjak sore saat kita strolling around Kupang. Tadinya hopeless gitu, mau ngapain di Kupang? Pengennya segara nyemplung ke Alor. Tapi mau gimana lagi, jadwal penerbangan terakhir ke Alor sudah lewat ketika kami sampai di Kupang siang itu. Akhirnya kami memutuskan untuk membajak sebuah taksi, menuju pantai Lasiana yang terletak di pinggir Jl Timor Raya. Jalan ini merupakan penghubung menuju ke negara tetangga, Timor Leste. Pohon Lontar berjajar menjulang di pinggir pantai. Bermain pasir bersama anak-anak penduduk sekitar seolah memutar kembali kenangan masa kecil dulu. Bebas tanpa beban, tertawa sepuasnya bersama teman-teman. Sementara itu, jagung titi bakar, pisang bakar, buah lontar dan es kelapa muda menjadi teman kami saat menikmati detik-detik matahari tenggelam. Melihat moment saat cahaya jingga nya menyentuh cakrawala perlahan dan kemudian menghilang itu… priceless.

Bermain Pasir di Pantai Lasiana Kupang

Bermain Pasir di Pantai Lasiana Kupang

Malam harinya, masih di rumah Om Pinneng kami packing untuk persiapan selama Journey di Alor nanti. Ditemani secangkir espresso, kacang kulit dan lantunan lagu Pure Shores nya All Saints, Saya, Teteh, Om Adhe, Pelan & Nisa packing barang bawaan masing-masing. Mengingat subuh kami sudah harus sudah ada di bandara untuk flight pagi ke Alor dan langsung melaut sampai malam hari, tanpa ke hostel dulu. Harus siap fisik & mental pokoknya, no whinning, no nagging!! namanya juga Team Explorer!!

To Be Continued

Advertisements

8 thoughts on “Nescafe Journey – Team Explorer [Day 3]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s