Life is About Choices | #Travel


Saat ngesot #LandtripMalaya bareng dua teman saya, Sisca & Faiz, tentunya sepanjang perjalanan kami bertemu banyak orang dengan berbagai macam karakter. Orang² tersebut memiliki sisi lain yang dapat digali pelajaran hidupnya. Begitu juga ketika kami bertemu dengan Sergio dan Herman, dua sahabat dari negeri matador, Spanyol, yang sedang dalam perjalanannya berkeliling dunia. Di usia mereka yang masih muda, sekitar 20-an tahun, mereka memilih untuk berkelana mencari makna dan menikmati kehidupan dengan caranya sendiri.

Backpacker Trio Indonesia Malaysia Singapore Spanyol

fahmi – faiz – sergio – sisca – herman

Kami bertemu di Fernloft Hostel, Kuala Lumpur. Awalnya Sisca “gatal” pengen kenalan dengan mereka, namun bingung gimana ngomongnya hahaha. Ternyata begitupun mereka yang pengen kenalan dengan kami, karena tahu kami dari Indonesia. Perkenalan singkat yang kemudian menjadi obrolan seru diantara kami berempat, sementara Sisca cuma senyam senyum sambih ho-oh² aja hehe. Meskipun sesekali komunikasinya menggunakan bahasa tarzan karena javanglish  bertemu spanglish.

Ketika saya menanyakan mengenai Sagrada Familia, Alhambra, Granada, Costa del Sol, Sirkuit MotoGP Aragon & Jerez, gala El Classico, dll mereka pun langsung excited bercerita mengenai seluk beluk kehidupan masyarakat & pariwisata di  Spanyol. [Saya akan sampai sana… suatu saat nanti, kataku dalam hati]. Setelah dari Malaysia, ternyata Sergio & Herman berencana untuk backpacking keliling Indonesia selama 3 bulan. Tak kalah excited, kami menceritakan beberapa spot yang wajib dikunjungi selama mereka di Indonesia sambil menunjukkan foto-foto yang ada di handphone. Mulai dari Pulau Weh, Borobudur – Prambanan sampai Raja Ampat. Mereka berdua pun melongo dengan sukses setelah melihat foto Raja Ampat hehehe. “I think, this is what we called heaven on earth!!” teriak mereka terkejut. Just in case membutuhkan bantuan & info selama mereka di Indonesia, kami saling bertukar contact & email.

Pertemuan dengan mereka, menyadarkan kembali akan makna “Life is About Choices“. Sergio & Herman memilih untuk hidup di jalan, berkelana mencari makna hidup selagi masih muda. Menikmati ciptaan sang Maha Kuasa sambil terus berkarya. Sebenarnya kita pun bisa melakukan hal yang sama dengan mereka. Hanya saja, kadang terkendala masalah keluarga, budaya, finansial, dll dst etc panjang banget daaah [#mendadakcurcol]. Padahal… semua itu hanya berawal dari perbedaan sudut pandang akan bagaimana memaknai dan menjalani kehidupan. Toh diri kita sendiri yang akan menjalaninya kan? Doesn’t mean jadi rebellious & selfish loh ya, tapi… ya itu tadi, kita lah sang penentu arah kehidupan ini.

Sebenarnya, mau jadi apapun dan bagaimanapun cara kita menjalani kehidupan ini, pasti akan kembali lagi ke pertanyaan paling mendasar: “Apa yang sebenarnya sedang kita cari dalam hidup ini?” basically… jawabannya adalah… kebahagiaan… right? 🙂

So, how about you?

14 thoughts on “Life is About Choices | #Travel

  1. saya masih bingung cari apa dalam hidup ini… kadang kebahagian juga bukan tujuan utama saya.. 😦 #mendadakcurcoljuga. Tapi yg penting selama bisa traveling dan melihat dunia… lama2 saya akan tau juga apa yang saya cari 🙂 Hidup traveler!

  2. semua berujung ke situ ya pakdhe…aku sampe baca happiness project-nya gretchen rubin lo… dan ingat kata om Mario Teguh “Bukan bahagia yang membuat bersyukur, bersyukurlah yang membuat bahagia”…nice day, pakdhe 🙂

  3. Exactly. Yang dicari di kehidupan itu kebahagiaan. Mau itu dengan jalan-jalan keliling dunia, atau sekedar berkebun di halaman belakang rumah. Yang penting mendapatkannya gak dengan menyakiti orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s