Partisipasi Turnamen Foto Perjalanan 20


Mengusung tema Festival / Tarian, Turnamen Foto Perjalanan ronde 20 kali ini hosted by Mas  @yoesrianto.  Buat meramaikannya saya ikutan nyumbang foto yang berjudul “Topeng Ireng“. Foto ini diambil pada saat digelar Festival Lima Gunung tahun 2011 di Kecamatan Sawangan, Magelang. Kesenian ndayakan atau topeng ireng ini merupakan tarian kontemporer hasil kreasi para seniman di lereng 5 gunung yang mengelilingi kota ini, Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing & Menoreh. Kreatif…

Tari Topeng Ireng Magelang

Penari Topeng Ireng

Advertisements

7 thoughts on “Partisipasi Turnamen Foto Perjalanan 20

  1. ini musiknya pake gamelan kaya reog apa gimana mas? mirip suku indian yah .. apa ada makna khusus gitu

    • Pake gamelan kaya jathilan, ada juga yg dilengkapi angklung. Terserah kreasi masing² sanggar, aliran kontemporer gitu. Hasil ngobrol dengan pelaku kesenian ini saat Festival Lima Gunung, tari Topeng Ireng merupakan hasil akulturasi dari kesenian Kubra Siswa.

      Kata orang² tsb, Topeng Ireng bisa juga diartikan: Toto Lempeng Irama Kenceng (jawa) yaitu menata barisan tetap lurus meski dalam irama kencang/ritmis

      • baca di gugel, kubra siswa secara konsep mirip tari angguk/rodat, sekelompok pasukan perang Belanda gitu, hampir mirip dolalak .. tapi angguk penarinya cowo 🙂

        *Indahnya Indonesia 🙂

  2. mas fahmi postingan topeng ireng nya perbanyak mas,,aku mau tau asal-usul topeng ireng-ndayakan trus ada even terakhir kewan kesurupan gtu,, mirip koyo jatilan,,
    fyi budhe ku ngorder banyak kostum topeng ireng,,heu
    n desa mbahku di ngaglik muntilan dulu sering tampilin topeng ireng para pemudanya.
    aku juga bru kenal topeng ireng pas SMA,,dr kecil aku bru taunya jatilan. 😀
    one more, ada tradisi lgi mas postingin tradisi balon n long biasanya pas lebaran (idul fitri n idul adha) ,, makasih 😀 nice blog

    • kalau ttg sejarah topeng ireng & ndayakan, saya harus riset yg mendalam dulu, bahkan mungkin harus interview tokoh nya biar dpt info yg valid. karena selama ini yg aku tau ada beberapa versi. topeng ireng kan hasil akulturasi & kreasi baru, jadi bisa dibilang kesenian kontemporer.

      yup, di muntilan & sekitarnya ada tradisi setelah sholat iedul fitri para pemuda melepas balon udara & main petasan super gede sampai pelataran masjid penuh dengan kertas bekas ledakan mercon. seru ya!! tapi sayang, sekarang sudah tak seramai dulu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s