Wisata Kuliner di Kudus


Sebagai pegawai kantoran, saya tidak banyak memiliki waktu untuk jalan², traveling, piknik². Tentu karena terbentur hari kerja & jatah cuti yang terbatas… #yanasib. Namun, meski begitu saya berusaha untuk tetap menikmati hidup, menikmati nikmat yang sudah di anugerahkanNYA. Diantara waktu yang sempit itu saya manfaatkan dengan refreshing dengan weekend escaping. Yaah, 2 hari “menghilang” dari rutinitas, terkadang sudah cukup menyegarkan pikiran kok. Meskipun lebih sering destinasinya hanya jarak dekat. Weekend getaway asyiknya impulsif aja. Pulang kantor jumat sore, setelah beres kerjaan, mandi di kantor sebentar langsung ambil baju ganti di loker, ngesot ke terminal atau stasiun deh. Dan berikut, salah satu cerita weekend getaway ke Kudus, menelusuri kekayaan kuliner khas pantura, warisan peradaban dulu kala. Semoga sekaligus bisa bermanfaat untuk teman² yang berencana akan icip-icip disana. Berikut hasil wisata kuliner di Kudus, Jawa Tengah, versi saya:

Lentog Kudus

Lentog Kudus

Pagi

  • Lenthog

Makanan super uenak ini paling pas disantap pagi hari sebagai menu sarapan. Lokasinya tersentral di desa Tanjung, sisi selatan Kab Kudus. Tak jauh dari Pabrik Gula Rendeng (kalau nggak salah). Di Jl Tanjung ini ada belasan atau puluhan warung kecil penjual Lentog. Tidak terlalu jauh dari kota, bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, sewa becak ataupun naik sepeda onthel sembari menghirup sejuknya udara pagi. Nah, bagaimana wujud Lentog Kudus ini? Hampir mirip lontong sayur sebenarnya. Komposisinya lontong diiris melintang tipis², disiram dengan sayur nangka muda, tahu tempe kuah santan dan sambal khusus. Disajikan dalam piring porsi kecil. Sangat nikmat disantap dengan lauk pelengkap seperti bakwan goreng, aneka sate dan kerupuk sambil nyeruput teh botol. Harga per porsinya berapa? Jangan khawatir kantong jebol, karena harga seporsi Lentog Kudus ini hanya Rp. 2.500,- ketika saya kesana. Saking enaknya, sampai nambah jadi 3 porsi hehehe.

Warung Lentog Kudus Tanjung

Warung Lentog Kudus Tanjung

 Siang

  • Garang Asem
Garang Asem Kudus

Garang Asem Kudus

Masakan Garang Asem tentu sudah nggak asing lagi bagi lidah sebagian besar pecinta kuliner nusantara. Potongan ayam kampung yang dibungkus daun pisang dan dikukus dengan aneka bumbu bersama irisan tomat, cabai dan belimbing wuluh ini begitu menggoda selera. Rasan asam, asin dan pedas memberikan sensasi segar di mulut. Cocok disantap ketika makan siang. Nah, kalau berkunjung ke Kudus, belum lengkap rasanya kalau belum icip menu Garang Asem Rumah Makan Sari Rasa, yang terletak di Jl Agil Kusumadya, daerah Jati Kulon, Kudus. Siap-siap saja antri cukup lama untuk mendapatkan sebungkus garang asem yang menggoda selera ini, terlebih ketika jam-jam makan siang. Oiya, bagi yang nggak terlalu suka Garang Asem, disini tersedia menu² lain seperti aneka pepes, nasi rames, ayam goreng, dll. Harganya sekitar Rp. 18.000,- per porsi. Worth to try!!

Warung Garang Asem sari Rasa Kudus

Warung Garang Asem sari Rasa Kudus

  • Sate Kerbau Pak Min Jastro

Kuliner khas kudus yang satu ini ternyata menyimpan sejarah panjang, terkait akulturasi penyebaran islam di tanah jawa oleh para Wali Songo. Kala itu, masyarakat jawa di Kudus, Demak dan sekitarnya masih banyak yang memeluk hindu & budha, mereka menganggap Sapi sebagai hewan suci. Akhirnya, digantilah dengan daging kerbau dan terwariskan hingga sekarang.

Sate Kerbau Kudus

Sate Kerbau Kudus

Daging kerbau ditusuk dan dibumbui aneka rempah dengan cita rasa manis. Baru setelah meresap, dibakar diatas bara api hingga matang, lalu disajikan dengan disiram bumbu kacang halus. Untuk menambah citarasa pedas, biasanya disajikan cabai rawit rebus yang masih utuh, untuk digerus bersama bumbu kacang sesuai selera. Harganya sekitar Rp. 24.000,- per porsi. Lokasi Sate Kerbau Pak Min Jastro ada di Ruko KH Agus Salim dekat dengan pool Bus Nusantara. Tipsnya, jangan sampai kesiangan karena sejak buka pukul 07.30 pagi, warung sate kerbau ini sudah antri diserbu pembeli. Dijamin mak nyusss !!

  • Soto Kudus Bu Jatmi
Warung Soto Kudus Bu Jatmi

Warung Soto Kudus Bu Jatmi

Ya, soto adalah salah satu icon kuliner khas Kudus. Salah satu soto yang saya sambangi ketika weekend getaway ke Kudus adalah Warung Soto Bu Jatmi yang terletak di Jl Wahid Hasyim No 43 Kudus. Masih di dalam kota dan mudah dijangkau dengan semua moda transportasi. Selain soto ayam, tersedia juga soto kerbau. Harga semangkuk soto sekitar Rp.8.000,-. Dihidangkan panas², diberi perasan jeruk nipis dan sedikit kecap tentu sangat menggugah selera. Lebih mak nyuss kalau ditemani perkedel, sate telur puyuh maupun tempe goreng. Beuhhhh surga dunia!!

Soto Kudus Bu Jatmi

Soto Kudus Bu Jatmi

Jangan Lewatkan Harga Hotel Termurah di Wego.co.id

  • Es Gempol Plered

Ada banyak kios² yang menjual Es Gempol Plered di Kudus. Saya sempat mencoba yang ada di Jl Wahid Hasyim, sejalan dengan Soto Kudus Bu Jatmi. Gempol & Plered terbuat dari tepung beras, dibentuk sedemikian rupa dan disajikan dengan santan encer, sirup gula pasir merah dan es batu. Paling pas kalau diseruput siang². Sluuurrrpppp!!

Es Gempol Plered Kudus

Es Gempol Plered

Malam

  • Sate Kerbau Menara

Sate memang cocok dimakan kapan saja. Termasuk sebagai menu dinner. Usai sholat Magrib & Isya di Masjid Al Aqsa Menara Kudus, saya mampir ke warung sate kerbau menara, yang terletak tak jauh di utara masjid. Tepatnya di Jl Menara No 9 A Kudus. Tinggal berjalan kaki dari masjid ke arah utara sekitar 50 meter, sampai deh. Penyajian sate kerbau disini mirip dengan Pak Min Jastro. Menurut analisa indra pengecap saya, rasanya pun uenak. (apa mungkin karena lidah saya hanya mengenal rasa enak & enak banget? hahaha). Harga per porsinya sekitar Rp. 17.000,-. Mak Nyusss!!

Info tambahan dari teman saya yang anak Kudus, alternatif menu lain wisata kuliner malam di Kudus adalah Nasi Pindang daging kerbau di daerah Pucangkerep. Banyak juga warung pinggir jalan yang menjual Tahu Telur. Sedangkan untuk jajanan cemilannya ada Tahu Petis & Martabak.

Warung Sate Kerbau Menara Kudus

Warung Sate Kerbau Menara Kudus

  • Oleh-Oleh Khas Kudus

Sudah barang tentu: Jenang Kudus. Tapi yang saya rekomendasikan ini, cita rasanya relatif berbeda dari jenang-jenang Kudus yang lain, meskipun sama-sama jenang juga, tapi rasanya lebih legit.  Jenang Kudus Aminah namanya. Tidak dijual bebas di toko pusat oleh-oleh. Pabrik & counter utamanya sangat mudah ditemukan, terletak di Jl Masjid No 27 kampung kauman, belakang Masjid Agung Kudus. Jenang kudus dengan beragam rasa & variasi ada disini. Favorit saya adalah Kereng, yaitu kerak jenang yang kenyal namun hampir mengeras. Rasanya seperti karamel. Namun, Kereng ini tidak selalu ada, hanya pada saat-saat tertentu saja. Harga jenang kudus Aminah bervariasi antara 10 ribuan sampai 40 ribuan, tergantung ukuran dan rasa. Cocok dibawa sebagai oleh-oleh khas Kudus.

Jenang Kudus Aminah

Jenang Kudus Aminah

Ayo!! rame-rame sukseskan program Visit Jawa Tengah 2013 !!

Advertisements

40 thoughts on “Wisata Kuliner di Kudus

    • itung2 pemanasan buat cacing2 di ususmu bu dokter, biarkan mereka menikmati kuliner kudus sebelum akhirnya kau basmi dengan combantrin :p | *malah iklan obat*

  1. Untungnya aku baca postingan ini lepas Isya 😀
    Lentognya bikin perut kemrucuk egen Mi. Dan aku jg baru tahu klo pleret bisa dibikin jadi es, soale dsini pleret itu dijadiin pasangannya puthu

    • selain di Kudus, di Magelang pun ada juga es plered mbak. kenyal2 hambar gitu, pas kalau dimakan bareng air santan manis & es batu 🙂

      kapan2 kudu nyoba makan plered nya Tuban berarti hehe

    • main ke Kudus tapi pas bulan puasa itu adalah sebuah kesalahan, karena anda akan pulang dengan penuh penyesalan… nyesel belum puas wisata kuliner disana hahaha *nyengir*

      • itulah sensasi makan garang asem bandeng. makannya sendiri bisa menghabiskan sampe setengah jam untuk 1 ekor bandeng. hihihi. saya dari pasuruan 😀

  2. wooow..
    liat list makananya dari atas sampe bawah, jadi kepikiran.. kapan ya bisa nyobain semua makanan itu? belum pernah ke kudus :3

    moga “one day” bisa kesana 🙂
    di bookmark dulu ah~ haha

  3. Nostalgia : numpang lahir di kudus sampai kelas 1 sd, kuliner di kudus hampir semuanya enak dan relatif murah, kapan ya ke kudus lagi?

  4. Pingback: Kunjungan Satu Jam di PB Djarum Kudus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s